Sabtu, 17 Juli 2010

Alasan Mengapa Orang Tertarik Dengan Forex

Saat teknologi yang diciptakan manusia sudah sedemikian mudah didapatkan, dan juga murah, investasi di dunia forex juga semakin mudah dilakukan oleh siapa, kapan dan di mana saja. Bermain Forex akan sangat menyenangkan dewasa ini dibandingkan dengan masa-masa ketika koneksi internet masih mahal, harga komputer selangit dan akses berita-berita finansial tidak seramai sekarang.

Ada banyak cara orang untuk mencapai keinginan bebas finansial. Forex mulai dilirik oleh kalangan atas, menengah sampai bawah sekalipun. Dunia forex tidak seseram dan serumit yang dibayangkan. Dan menjalani trading forex juga semakin sederhana, tidak rumit dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Apalagi ketika orang semakin ingin mandiri dalam pengelolaan finansialnya tanpa tergantung oleh pihak manapun.

Sebelumnya masyarakat umum lebih terbiasa dengan investasi sektor riil seperti sektor properti dan lainnya. Kelemahannya, investasi sektor riil umumnya membutuhkan modal yang besar dan memakan waktu yang relatif lama untuk berkembang karena besarnya modal maka likuiditasnya tidak secepat sektor finansial.

Tapi kini berkat kemajuan dan teknologi, muncul tren baru investasi sektor finansial yang sudah mulai merebak di mana-mana. Investasi di sektor finansial sangat likuid dan return yang relatif lebih besar, sebanding dengan resikonya.

Alasan-alasan berikut ini merupakan salah satu di antara yang dipilih orang mengapa mereka tertarik menjadikan Trading Forex sebagai salah lahan usaha pengembangan modal.

1. Kendali Penuh atas Modal Sendiri

Karena melihat bisnis Trading Forex sebagai bisnis yang rumit dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja, dahulu orang enggan dalam dunia ini. Kini para investor mulai tertarik mengelola uang mereka sendiri dan punya keinginan kuat untuk bertanggung jawab secara pribadi atas hasilnya. Mereka memegang kendali penuh atas modalnya sendiri, dan dengan demikian, dituntut untuk mempelajari pasar yang dipilih untuk berinvestasi didalamnya. Keuntungan dan kerugian sepenuhnya menjadi tanggungjawab sendiri.

2. Biaya yang Relatif Terjangkau

Bermain forex saat ini juga sudah berbeda dengan dahulu. Modal bermain forex relatif lebih kecil dibandingkan dengan bisnis riil karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk keperluan administrasi yang besar. Anda tidak memerlukan pegawai yang bekerja sebab semua pekerjaan bisa diselesaikan sendiri. Komisi yang dikenakan di forex jauh lebih kecil dibandingkan Anda membeli saham lokal secara individual di Bursa Efek.

3. Dua Arah Keuntungan: Sell – Buy

Dengan berinvestasi di Forex, kita bisa mendapatkan keuntungan pada saat pasar naik maupun turun. Bisa jual dan beli, istilahnya begitu. Ini tak dapat dinikmati oleh orang yang berinvestasi di bursa saham sebab mereka hanya diperbolehkan untuk membeli saham secara individual dan menjualnya kembali di kemudian hari. Jika Anda misalnya memutuskan untuk berinvestasi dalam properti, Anda pun tidak bisa pinjam rumah orang lain dan menjualnya terlebih dahulu untuk membelinya kembali pada harga yang lebih murah.

4. Forex Market 24 Jam

Forex Market buka selama 24 jam sehari. Tapi Anda dapat menentukan jam kerja Anda sendiri sesuai dengan pilihan Anda. Boleh masuk pasar siang, sore atau malam hari. Suka-suka Anda.

5. Leverage atau Daya Ungkit

Dalam investasi yang menggunakan broker, Anda bisa menikmati fasilitas leverage atau daya ungkit berbagai macam, mulai dari 1:100, 1:200, 1:500 dan seterusnya. Jika Anda berinvestasi dalam pasar lokal, Anda hanya dapat menikmati leverage 1:1 atau mungkin 1 banding 2 sampai 3. Anda bisa bertransaksi dari mana dan kapan saja bila ada jaringan ke internet.

6. Sifat Produk Sangat Cair (Liquid)

Bandingkan bila Anda berinvestasi dalam dunia properti. Memang nilainya biasanya tidak pernah menurun dan selalu meningkat. Namun saat Anda hendak mencairkannya, maka Anda harus mencari seseorang yang memiliki dana yang cukup untuk membeli produk Anda yang nilainya mungkin sudah naik puluhan hingga ratusan persen. Di sini masalah likuiditas terjadi.

Namun dari segi keuntungan di atas, Anda harus pula tahu bahwa forex itu sifatnya high risk-high return. Semua jenis investasi memiliki kemungkinan merugi. Besarnya potensi kerugian akan sebanding dengan besarnya potensi keuntungan yang dapat diperoleh.

Jika Anda tergolong sebagai safe investor yang tidak menyukai resiko atau ‘guncangan-guncangan’ dalam portfolio investasi Anda, maka nampaknya forex trading bukan jenis investasi yang cocok bagi Anda. Forex trading merupakan investasi yang memiliki pergerakan sangat cepat dalam likuiditas maupun dalam pergerakan harga.

Jika Anda seorang risk taker, maka forex trading adalah jenis investasi yang cocok dengan Anda. Untuk memperoleh keuntungan besar, maka siap-siap juga menanggung potensi kerugian yang sama besarnya.

Read more ...

Jumat, 18 Juni 2010

Nick Leeson: Back from the Brink

Dalam sebuah struktur kerja, pasti pernah ada kesalahan dan kelalaian dalam standar kerja. Forex yang belum ditradingkan dimasukan sebuah rekening yang mengalami kerugian.etelah diaudit ternyata kerugian makin besar dan menjadi masalah bagi perusahaan. Nick Leeson mengalami hal tersebut. Rekening 88888 yang diawasinya ternyata disalahgunakan oleh kawannya sendiri, hingga akhirnya Nick tersangkut masalah hukum.

Profile

Nicholas(Nick) Leeson lahir di Watford (di barat laut London) dan memulai karirnya dengan bekerja sebagai pegawai di sebuah bank ternama pada saat itu, Couts dan kemudian bekerja di bank-bank lain, sampai akhirnya bergabung dengan bank Barings tahun 1990. Pada tahun 1992 ia menjadi Manager Umum (General Manager) pada Singapore International Monetary Exchange (SIMEX). Barings juga memiliki saham SIMEX selama Leeson duduk sebagai dewan direktur. Pada tahun 1992, Leeson menjadi seorang trader spekulan dan mendapat profit terbesar sepanjang karirnya, yaitu 10 juta poundsterling yang juga merupakan 10% pendapatan tahunan Barings

Seperti manusia lainnya, ia juga pernah gagal dalam hidupnya yaitu saat kesalahan dalam bertrading. Ada sebuah akun trading dengan nomor 88888 – yang berisi gabungan dana 20 nasabah. Lesson yakin akun No. 88888 tidak jelas statusnya. Ternyata akun No. 88888 disalahgunakan kawannya dengan memasukan transaksi trading yang rugi keakun tersebut. Dapat dipastikan akun No. 88888 adalah posisi trading yang mengalami loss besar. Para nasabah itu menuntut Barings 20 ribu pound. Karena perkara ini nama Leeson menjadi buruk. Lalu pada tahun 1996 koran New York Times membuat headline "British press reports" dimana Leesons dituduh melakukan penggelapan dana bank sejumlah 35 juta poundsterling. Meski begitu manajemen Barings masih mempercayakan Leeson sebagai pimpinan Trader yang bertangung jawab atas trading sejumlah anak buahnya.

Jatuh
Pada akhir tahun 1992, ia mengalami kerugian trading 2 juta pound dan merugi kembali 208 juta pada akhir tahun 1994. Pada tanggal 16 Januari 1995 ketika Leeson bertrading jangka pendek di bursa Singapura dan Tokyo, pasar seperti tidak bergerak. Lalu pada tanggal 17 Januari 1995 saat gempa bumi mengguncang Kobe tanggal 17 Januari, pasar Asia mengalami goncangan dan juga termasuk didalamnya investasi Leeson. Saat itu ia bertrading index Nikkei dan mengalami kerugian, meski akhirnya ia berhasil menutup kerugiannya itu.

Berdasar pengalamannya itu, ia menulis artikel "I'm Sorry" pada tanggal 23 Februari. Total kerugiannya saat itu adalah 827 juta pound(kira-kira 1,4 milyar dollar) atau dua kali modal bank Barrings. Setelah kerugian yang begitu besar, ia dinyatakan bangkrut pada tanggal 26 Februari. Ia kemudian pindah ke Malaysia, Thailand, Jerman sampai akhirnya ia diekstradiksi kembali ke Singapura tanggal 2 Maret 1995. Selama di penjara ia melakukan ujicoba dan observasi khusus agar sistem tradingnya teruji dengan baik. Setelah enam setengah tahun dipenjara di Penjara Changi-Singapura ia kemudian dibebaskan pada tahun 1999, lalu divonis mengindap kanker usus besar, yang membuat hidupnya bertambah suram.

Semasa dipenjara, pada tahun 1996 ia mempublikasikan otobiografinya yang berjudul Rogue Trader, yang menceritakan detil pengalamannya. Sebuah wacana dalam kolom keuangan di New York Times menulis, " ini adalah sebuah buku yang suram, ditulis oleh penulis yang depresi, tetapi dibaca oleh semua manajer bank dan auditor diseluruh dunia". Tahun 1999, buku tersebut dijadikan film dengan judul yang sama dan dibintangi Ewan McGregor and Anna Friel.

Akhir kisah
Nick Leeson sekarang tinggal di Barna, County Galway, sebelah barat Irlandia. Istrinya Lisa sudah menceraikannya ketika Nick berada dalam penjara. Nick sekarang telah menikah kembali. Saat ini beliau merupakan komentator resmi olahraga rugbi di Irlandia. Ia menandatangani kontral kerja sebagai Commercial Manager of Galway United Football Club pada bulan April 2005, lalu naik pangkat menjadi General Manager pada bulan November 2005. Pada bulan Juli 2007 ia menjadi CEO klub. Saat ini ia masih bertrading, tetapi menggunakan uang pribadinya sendiri.

Pada bulan Juni 2005, Leeson merelease sebuah buku yang berjudul Back from the Brink: Coping with Stress. Isinya berkisah tentang Rogue Trader, termasuk didalamnya adalah percakapan dengan ahli psikologi Ivan Tyrrell tentang perjuangan dan stress yang dialamin oleh Leeson.

Pernikahan kedua Nick adalah dengan Leona Tormay. Akhirnya mereka dikaruniai dua orang anak Kersty (8) and Alex (4). Ada sebuah komentarnya yang menarik bagi orang muda dan juga orang-orang yang merasa dirinya telah gagal yaitu :"Tidak ada satu halpun yang dapat menghentikan Anda, entah itu penyakit fisik atau mental, kegagalan, dan lainnya. Intinya terus maju meraih sukses adalah satu-satunya pilihan dalam hidup ini”.

Belajarforex Says :
Dari pola kehidupan Nick Leeson kita dapat mengambil hikmah bahwa :

1. Terkadang sukses dimulai dengan kegagalan.
2. Sedapat mungkin, hindari kerugian yang disebabkan karena spekulasi(Rogue Losses).
3. Jika mengalami kerugian, akui kerugian Anda, hadapilah dengan berani dan jangan
melakukan “balas dendam” pada market untuk menutupi kerugian yang sudah terjadi.

di kutip dari Belajar Forex
Read more ...

Selasa, 15 Juni 2010

Free Ebook FOREX

Berikut Kami Informasikan Beberapa Ebook Gratis yang bisa Sahabat-Sahabat Ambil secara cuma-cuma, untuk meningkatkan Profit Penghasilan Anda Dalam bertrading Ria.

Selamat Mencoba Kawan.

1.
Read more ...

Tentang Kami

Langsa Forex Center (LFX Center) adalah sebuah wadah untuk belajar dan berinvestasi valas (forex) bagi para trader, khususnya yang berdomisili di Kota Langsa. Komunitas ini terbentuk mulai pertengahan 2009 dan terus berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi para trader di Kota Langsa. Di sini, trader bisa saling berbagi dan kami juga akan berusaha memberikan informasi dan juga panduan mengenai forex, mulai dari cara trading menggunakan MetaTrader 4, dasar-dasar trading, analisa pasar forex, hingga Expert Advisor yang akan sangat membantu bagi trading member kami.

Dengan ini, diharapkan trader akan lebih mudah dalam memahami dan mendapatkan informasi seputar forex. Selain itu, diharapkan, dengan pembelajaran bersama ini, kita bisa memaksimalkan potensi profit (keutungan) dan meminimalisir loss (kerugian). Bagi yang baru mengenal forex, atau bahkan yang berminat untuk mengenal forex, kami juga akan senantiasa menyediakan waktu untuk memberikan pengarahan dan pemahaman mengenai forex.

Read more ...

Senin, 14 Juni 2010

Apakah Analisa Fundamental Itu?

Analisa fundamental adalah suatu metode yang menginterpretasikan berita-berita dan kejadian-kejadian, baik ekonomi maupun politik, yang diperkirakan akan berdampak pada pergerakan mata uang negara terkait. Misalnya, laporan pengangguran Amerika yang memburuk berpengaruh pada kekuatan USD, atau perseteruan politis antara Amerika dan China, bisa mempengaruhi mata uang negara-negara yang berbasis komoditi, seperti AUD dan CAD, karena dikhawartirkan perseteruan ini akan mempengaruhi impor China dari Australia, Canada, dan lain sebagainya.

Analis akan memprediksi kaitan-kaitan dari berita yang satu dengan berita yang lainnya, misalkan data produksi industri menurun, namun permintaan konsumen masih tinggi, maka bisa diprediksi akan ada kenaikan harga barang. Atau contoh lain, meingkatnya pengangguran akan memicu penurunan konsumsi masyarakat, hal ini akan berpengaruh pada melambatnya perputaran ekonomi, bank sentral akan menurunkan suku bunga agar penduduk lebih cepat memutar uangnya dan membuka usaha-usaha baru.

Keunggulan dari analisa fundamental adalah kita mengetahui tren long term, seperti misalnya GDP akhir 2009 Inggris ternyata dirilis buruk, masih menunjukkan ekonomi yang lambat, dalam beberapa minggu selanjutnya terlihat GBP terus melemah karena investor merasa pesimis dengan ekonomi Inggris, butuh sesuatu yang baru untuk meyakinkan mereka bahwa Inggris baik-baik saja. Jadi dengan analisa fundamental, kita bisa menilai bagaimana ekonomi sebuah negara, jika dibandingkan dengan ekonomi negara lain, mana yang lebih kuat? Katakanlah Amerika tengah lebih baik dari Inggris, maka GBP/USD kemungkinan besar tren-nya akan turun.

Tentunya, semua metode pasti ada kelemahannya. Analisa fundamental bersifat prediksi, oleh karena itu ada unsur subyektif. Bagaimana analis memprediksi angka yang muncul akan dipengaruhi oleh diri si analis sendiri, misalkan data pengangguran di Amerika yang merilis adalah analis dari Amerika, mereka akan cenderung memasang ekspektasi yang bagus untuk negaranya. Hal ini yang disebut ‘bias’. Selain itu, reaksi tiap-tiap orang terhadap munculnya angka yang sebenarnya akan berbeda, ambil contoh trader A akan menganggap kenaikan harga rumah sebagai pertanda semakin cepatnya perputaran ekonomi, di sisi lain trader B mungkin beranggapan ini adalah gejala inflasi.

Read more ...

Istilah Dalam Dunia Forex

Ask Price – Harga yang ditawarkan pasar ketika kita hendak melakukan buy pada suatu pair. Misalnya USD/CHF 1,0325/1,0329. Ask price-nya adalah 1,0329 (angka yang lebih tinggi adalah ask price), yang berarti Anda bisa membeli 1 USD dengan harga 1,0329 Swiss Francs.

Aussie – Sebutan untuk AUD.

Balance – Modal yang ada di akun trading masing-masing.

Bar Chart – Diagram yang menunjukkan high dan low (garis vertikal), harga pembukaan (garis horisontal kecil yang mengarah ke kiri), dan harga penutupan (garis horisontal kecil yang mengarah ke kanan).

Base Currency – Mata uang yang disebut pertama (sebelah kiri) dalam pair. Misalnya USD/CHF, maka USD disebut sebagai ‘base currency’.

Bearish – Keadaan di mana grafik bergerak turun untuk jangka waktu tertentu. Analogi bear atau beruang didapat karena hewan ini selalu mencakar ke bawah jika hendak menaklukkan lawannya. Lawannya disebut bullish.

Bid Price – Harga di mana pasar bersedia membeli ketika kita melakukan sell pada suatu pair. Misalnya USD/CHF 1,0325/1,0329. Bid price-nya adalah 1,0325 (angka yang lebih rendah adalah bid price), yang berarti Anda bisa memjual 1 USD dengan harga 1,0325 Swiss Francs.

Bucks – Sebutan untuk USD.

Bullish – Keadaan di mana grafik bergerak naik untuk jangka waktu tertentu. Analogi bull atau banteng didapat karena hewan ini selalu menanduk ke atas jika hendak menaklukkan lawannya. Lawannya disebut bearish.

Buy – Trader membeli base currency dan menjual counter currency, mengharapkan profit jika pair bergerak naik. Misalkan, buy EUR/USD, berarti menggunakan USD untuk membeli Euro, otomatis bisa diartikan menjual USD. Disebut juga long.

Cable – Sebutan untuk GBP/USD.

Candlestick Chart – Diagram yang menunjukkan harga pembukaan dan harga penutupan, sekaligus perubahan harga yang terjadi selama periode tertentu.

Chunnel – Sebutan untuk EUR/GBP.

Commission – Biaya transaksi yang dikenakan oleh broker.

Counter Currency – Mata uang yang disebut terakhir (sebelah kanan) dalam pair.

Currency – Segala bentuk mata uang yang dilegalkan oleh pemerintah.

Currency Pair – Perbandingan antara dua mata uang dalam pertukaran valuta asing.

EA – Kependekan dari Expert Advisor.

Euppy – Sebutan untuk EUR/JPY.

Expert Advisor – Program yang melakukan trading secara otomatis, membuka posisi berdasarkan algoritma yang telah diberikan.

Flat – Istilah yang menunjukkan harga pembukaan dan harga penutupan sama persis.

Foreign Exchange – Pertukaran valuta asing. Disingkat Forex.

Forex – Pertukaran valuta asing. Singkatan dari Foreign Exchange.

Fundamental Analysis – Metode analisa dengan memperhatikan peristiwa-peristiwa ekonomi dan finansial untuk memprediksi kekuatan mata uang tertentu dan pergerakan harga.

Geppy – Sebutan untuk GBP/JPY.

Greenback – Sebutan untuk USD.

Gopher – Sebutan untuk GBP/JPY.

Hedge – Membuka posisi yang sama besar namun arahnya berlawanan (satu buy dan satu sell) dengan tujuan mengunci profit atau loss untuk sementara waktu.

Indikator – Perhitungan matematis atau statistik terhadap harga atau serangkaian harga yang digunakan untuk memprediksi kemungkinan harga selanjutnya.

Kiwi – Sebutan untuk NZD (New Zealand Dollar).

Leverage – Perbandingan margin maksimal yang dapat digunakan oleh trader, misalnya leverage 1:100, berarti dana 1.000 USD memiliki daya beli setara 100.000 USD.

Long – Sebutan untuk buy.

Loonie – Sebutan untuk CAD.

Lot – Satuan yang digunakan untuk mengukur besarnya suatu transaksi.

Order – Instruksi untuk melakukan sebuah pertukaran pada nilai tukar tertentu.

Pip – Unit terkecil pada pergerakan harga. Jika harga bergerak dari 1,4000 ke 1,4001, maka dikatakan bergerak 1 pip. Disebut juga poin.

Poin – Unit terkecil pada pergerakan harga. Jika harga bergerak dari 1,4000 ke 1,4001, maka dikatakan bergerak 1 poin. Disebut juga pip.

Position – Transaksi yang sedang dibuka.

Pound – Kependekan dari Pound Sterling.

MarginDana yang ditempatkan sebagai jaminan kepada broker setiap kali kita membuka posisi.

Ninja – Sebutan untuk USD/JPY.

Offer Price – Harga yang didapatkan ketika kita melakukan buy pada suatu pair. Misalnya USD/CHF 1,0325/1,0329. Ask price-nya adalah 1,0329 (angka yang lebih tinggi adalah ask price), yang berarti Anda bisa membeli 1 USD dengan harga 1,0329 Swiss Francs.

Resistance – Level harga di mana investor diperkirakan akan melakukan sell, sehingga harga sulit untuk naik menembus level tersebut.

Sell – Trader menjual base currency dan membeli counter currency, mengharapkan profit jika pair bergerak turun. Misalkan, sell EUR/USD berarti menggunakan Euro untuk membeli USD, otomatis berarti menjual Euro. Disebut juga short.

Short – Sebutan untuk sell.

Spread – Selisih antara harga bid dan harga ask.

Sterling – Kependekan dari Pound Sterling.

Support – Level harga di mana investor diperkirakan akan melakukan buy, sehingga harga sulit turun menembus level tersebut.

Swissy – Sebutan untuk CHF.

Technical Analysis – Metode analisa menggunakan indikator statistik, dengan memanfaatkan data harga sebelumnya untuk memprediksi pergerakan harga selanjutnya.

Yuppy – Sebutan untuk EUR/JPY.

Read more ...
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
 

Profil Kami

Foto saya
Kota Langsa, Aceh, Indonesia
Kami Merupakan Komunitas Pecinta Forex di Kota Langsa Yang Bertujuan Untuk Bersama-sama Dalam Menghasilkan Financial Secara Bersama-sama

Follow Me

Langsa Forex Center | Supported by Info Forex